Chrome Pointer

Sabtu, 12 Januari 2013

Film 5 cm : Kisah Inspiratif Pendakian Semeru

“Sebuah negara tidak akan pernah kekurangan pemimpin apabila anak mudanya sering bertualang di hutan, gunung dan lautan”
Kahuripan-Warta Unair

Perjuangan anak manusia mendaki gunung selalu meninggalkan kisah yang selalu menginspirasi, seperti kisah nyata perjalanan lima sahabat mendaki gunung semeru yang diangkat ke layar lebar dalam film 5 cm. Film yang diadaptasi dari novel bestseller ‘5 cm’ karya Donny Dhirgantoro tersebut, Senin (19/11) mengadakan roadshow di Aula Kahuripan Universitas Airlangga.
Roadshow tersebut dihadiri oleh penulis 5 cm Donny Dirgantoro, Promotion Manager PT. Soraya Intercine Films Bunda Dewi serta tiga tokoh utama dalam film tersebut, Fedi Nuril (Genta), Herjunot Ali (Zafran) dan Raline Shah (Riani). Acara itu digelar oleh Gerakan Mahasiswa Surabaya (GMS) dan sejumlah ormawa Unair juga ikut memeriahkan roadshow tersebut antara lain dari Unit Kegiatan Mahasiswa Wanala, Tari Saman FKG dan Paduan Suara Fisip Unair.

Gunung yang Menginspirasi
Pengalaman syuting para pemain film 5 cm di gunung ternyata meninggalkan beragam cerita dan pelajaran hidup. “Saya belum pernah naik gunung sebelumnya, sangat shock ketika diberitahu harus syuting di Mahameru. Sampai di sana kedinginan bukan main, sampai harus memakai jaket berlapis-lapis,” ungkap Herjunot Ali, yang mengaku tidak mandi selama 17 hari proses syuting. 
Berbeda dengan Junot, Fedi Nuril yang pernah beberapa kali mendaki gunung mengaku  cukup mudah beradaptasi. “Selama proses syuting adegan yang paling ‘menyiksa’ adalah ketika harus dijemur delapan jam, untuk pengambilan gambar dari helikopter,” ungkap Fedi.
Pengalaman susah, senang, seru dan unik mereka terbayar ketika sampai di puncak Mahameru. “Setelah berhasil mencapai puncak, Denny Sumargo yang berperan sebagai Arial, dan Igor Saykoji yang berperan sebagai Ian adalah dua orang yang paling emosional, karena harus berjuang lebih untuk mencapai puncak,” ungkap Fedi Nuril, Denny sempat jatuh dan pingsan, sedangkan Igor tidak menyerah mendaki puncak dengan bantuan porter, walau fisiknya sudah tidak mampu. “Sampai kapan pun pengalaman syuting di Mahameru ini dan orang-orangnya bakal tak terlupakan,” ujar Fedi.
Begitul pula dengan Herjunot Ali, karakter nyentrik Zafran yang diperankannya dalam film 5 cm juga turut membuatnya terinspirasi. “Lakukan apa suka dan mau kamu lakukan, bukan apa yang, kata orang, harus kamu lakukan,” ungkapnya.
Sementara, pernyataan senada juga terlontar dari mulut eks pendaki puncak tertinggi benua Eropa dari UKM Wanala Unair. Evandra (FEB) yang mendaki Gunung Elbrus bersama tim Ekspedisi Wanala Unair tahun lalu itu membenarkan apa yang dikatakan Soe Hok Gie bahwa pendakian gunung adalah salah bentuk cinta tanah air. “Saat di puncak barat Gunung Elbrus kami mengibarkan merah putih dan menyanyikan Indonesia Raya dengan sesenggukan, karena terharu,” kenangnya.

Di Balik Layar
Film 5 cm mengalami proses kreatif yang sangat panjang. “Menemukan rumah produksi yang mau melakukan syuting di Mahameru itu bukan halnya mudah. Padahal bagain penting dari cerita ini adalah Mahameru, dan saya tidak mau itu hilang,” ujar Donny Dirgantoro.
Setelah pencarian rumah produksi dan penulisan skenario, “Proses casting juga memakan waktu cukup lama, dua tahun untuk menemukan pemain film yang tepat untuk 5 cm,” ungkap Bunda Dewi. Proses syuting film yang disutradarai oleh Rizal Mantovani ini berjalan selama tiga bulan pada awal Juni 2012 lalu, setelah tiga bulan proses reading. Bagian menatang dari pembuatan film ini adalah ketika harus syuting selama 17 hari di Mahameru.
Bagi Donny sang penulis, film 5 cm ini tidak ternilai dengan apapun juga, tidak bisa diberi poin dengan hitungan 1-10. “Karena semuanya merupakan bagian dari proses yang luar biasa untuk Indonesia,” tutup Donny.
Film 5 cm berkisah tentang perjalanan lima sahabat, Genta (Fedi Nuril), Zafran (Herjunot Ali), Arial (Denny Sumargo), Ian (Igor 'Saykoji'), dan Riani (Raline Shah) serta adik Arial, Adinda (Pevita Pearce) yang mengejar mimpi mereka sampai ke puncak Mahameru (3676 mdpl) di Gunung Semeru.

Yang belum nonton . lebih baik nnton deh. saya rasa di bioskop kesayangan anda masih ada "kayak"nya hahuhauhua :D. kalau saya sendiri sih udah nonton :D 4 Jempol buat film ini (y)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar